Kamis, 24 Juni 2021

Fakta! Malas Membaca Menjadi Jalan Pintas Menuju Kebodohan (Bagian ke-1)


 Kamis, 27 Mei 2021

Judul:      Fakta!  Malas Membaca Menjadi Jalan Pintas Menuju Kebodohan (Bagian ke-1)

Sejak duduk di bangku sekolah dasar, peribahasa ini acapkali disuarakan oleh guru, yakni “Rajin pangkal pandai, Malas pangkal bodoh”. Pengertian pribahasa Rajin pangkal pandai adalah orang rajin belajar akan menjadi pandai. Sedangkan Malas pangkal bodoh adalah orang yang malas belajar atau membaca akan menjadi bodoh.

Kenyataan inilah yang sedang terjadi di dalam kehidupan bermasyarakat, apalagi jika dikaitkan dengan kehidupan Era Digital 4.0 – serba digital.  Seorang tokoh Yahudi menyebut, "Kami tidak akan takut kepada umat Islam, karena mereka bukan umat yang membaca."

Dr. Raghib As Sirjani dan Amir Al-Madari dalam bukunya yang berjudul “Spiritual Reading : Hidup Lebih Bermakna dengan Membaca”, terbitan Aqwam 2007, meyakini betul kemunduran umat Islam, adalah karena hilangnya tradisi membaca yang sebelumnya menjadi budaya dan watak umat ini.

Dilansir dari Laman Kominfo.go.id (10/10/2017), menurut data UNESCO, minat baca masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan, hanya 0,001%. Artinya, dari 1,000 orang Indonesia, cuma 1 orang yang rajin membaca! Indonesia menduduki peringkat ke-2 dari bawah soal minat baca, akan tetapi menduduki peringkat ke- 5 dalam hal pengguna media sosial tercerewet di dunia.

Riset berbeda bertajuk World’s Most Literate Nations Ranked yang dilakukan oleh Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016 lalu, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca, persis berada di bawah Thailand (59) dan di atas Bostwana (61). Padahal, dari segi penilaian infrastuktur untuk mendukung membaca, peringkat Indonesia berada di atas negara-negara Eropa.

Apa sih artinya data-data yang ditampilkan tersebut di atas?

Boleh dibilang sampai saat tulisan ini diturunkan, kiranya tiada rumah tangga di Indonesia yang tiada memiliki gadget atau gawai alias handphone, baik handphone ‘kring-kring’ maupun yang memakai layar sentuh.

Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa sudah memakai gadget apalagi sejak terjadinya Pandemi Covid-19 pada awal tahun 2020 lalu, baik peserta anak didik dari pendidikan dasar sampai perguruan tinggi maupun para pendidik/ pengajar diwajibkan melalukan proses belajar-mengajar melalui daring – dalam jejaring atau secara virtual menggunakan fasilitas internet.

Namun, apakah kenyataan ini sudah setara dengan pertumbuhan ‘minat baca’-nya? Apakah serta-merta secara otomatis ilmu pengetahun masyarakat Indonesia bertambah? Atau apakah dengan banyaknya jumlah pemakai gadget mampu mengangkat kualitas SDM-nya dan menjadikannya pandai?

Marilah kita lihat dari data yang dilansir oleh wearesocial.com (24/01/2017), bahwa pengguna gadget di Indonesia bisa ‘manteng’ menggunakan gadget/ laptop selama 9 jam per-hari. Masyarakat Indonesia pengguna gadget terlama berada pada urutan ke-4 setelah Filiphina, Brazil dan Thailand serta Malaysia pada urutan ke-5.

Minat Baca Kurang, tapi Cerewet di Medsos!

Bahkan julukan ‘Cerewet’ di Medsospun diraih oleh masyarakat pengguna gadget di Indonesia. Sungguh menjadi prestasi yang tidak enak didengar. Jangan pula lantas kita bangga dengan predikat tersebut.

Pembaca yang budiman, bukannya penulis berniat menggurui siapapun bahwa dalam hal ‘minat baca’ yang kuranglah menjadi sebab masyarakat Indonesia menjadi ladang konsumsi bagi para penyebar berita bohong alias HOAX, penyebar fitnah dan bahkan banyak berita yang berasal dari medos maupun media mainstream yang mengarah kepada hasutan dan adu domba bangsa ini. Waspadalah!.  -(Bersambung)

Dibuat oleh:  H. Ali Akbar

Kategori:  OPINI

Referensi:

1.      Kemunduran umat Islam karena umatnya Malas Membaca :  https://duniaperpustakaan.com/2014/01/kemunduran-umat-islam-karena-umatnya-malas-membaca.html

2.      Teknologi masyarakat Indonesia : Malas baca tapi cerewet di Medsos :  https://www.kominfo.go.id/content/detail/10862/teknologi-masyarakat-indonesia-malas-baca-tapi-cerewet-di-medsos/0/sorotan_media

3.      Digital in 2017 : Global Overview  :  https://wearesocial.com/special-reports/digital-in-2017-global-overview

4.      Minat baca renda, tapi cerewet banget! Itulah netizen Indonesia? :  https://duniaperpustakaan.com/2017/02/minat-baca-rendah-tapi-cerewet-banget-itulah-netizen-indonesia.html

5.      Book : Spiritual Reading :  https://jnynita.com/2012/01/08/buku-spiritual-reading/

6.      Spiritual Reading : Hidup Lebih Bermakna dengan Membaca :  https://shopee.co.id/Aqwam-Spiritual-Reading-i.17336500.1940133112

7.      Catatan penulis

8.      Fakta! Malas Membaca Menjadi Jalan Pintas Menuju Kebodohan (Bagian Ke-1) : https://www.bentengsumbar.com/2021/05/fakta-malas-membaca-menjadi-jalan.html

BLT Dana Desa 2021 Diharapkan Mampu Menstimulus Perekonomian Masyarakat Desa/ Nagari Guguak Kuranji Hilir Sungai Limau


Selasa, 22 Juni 2021

Judul:   BLT Dana Desa 2021 Diharapkan Mampu Menstimulus Perekonomian Masyarakat Desa/ Nagari Guguak Kuranji Hilir Sungai Limau

Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi - Permendesa PDTT nomor 21  Tahun 2020 tentang Pedoman Umum Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, tertanggal 21 Desember 2020 diterbitkan untuk melaksanakan pembangunan desa yang partisipatif dan berkesinambungan serta mensinergikan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa dengan program pemerintah dan pemerintah daerah, perlu menyusun pedoman tentang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Pemberdayaan Masyarakat Desa adalah upaya mengembangkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan, perilaku, kemampuan, kesadaran, serta memanfaatkan sumber daya melalui penetapan kebijakan, program, kegiatan dan pendampingan yang sesuai dengan esensi masalah dan prioritas kebutuhan masyarakat Desa.

Dalam rangka hal tersebut di atas, maka pada hari Selasa, 22 Juni 2021, mulai sejak pukul 09.00 wib sampai selesai telah dilaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa – BLT DD tahun 2021 Tahap ke-2 (untuk bulan Februari 2021) di Desa/ Nagari Guguak Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat.

Penyerahan BLT DD 2021 kepada warga masyarakat yang berjumlah 175 KK kali ini dihadiri oleh M. Sahur (Kepala Desa/ Wali Nagari), Irman Sofyan (mewakili Camat Sungai Limau), Yoffi Afrianto (Bhabinkamtibmas), Syahrel (Bhabinsa), Abdul Ganip (BPD/ BPN), Yeni Astuti (Pendamping Desa Kecamatan), Sri Wulandari, S.Pd. (PLD), Deasy Anita Syahri Aini (Kasi Pemerintahan), Asrizon S.PdI (Kasi Kesejahteraan), Wali Korong sebanyak 6 orang, tokoh masyarakat serta masyarakat penerima bantuan tersebut.

“Memang ada keterlambatan penerimaan BLT DD 2021 ini, dimana pada tahap ke-1 untuk bulan Januari 2021 baru bisa disalurkan pada tanggal 15 Juni 2021 yang lalu. Kali ini adalah tahap yang ke-2 untuk bulan Februari 2021,” ungkap Asrizon.

Penyaluran BLT DD 2021 ini selalu didampingi oleh Wali Korong masing-masing, dimana di Nagari Guguak Kuranji Hilir ada 6 korong, yakni: Pasar Paingan, Siguruang, Sarang Alang, Kampung Pisang, Bukit Jariang Padang Jambu dan Gumali Bukit Jariang.

M. Sahur memaparkan dalam pengantar pidatonya bahwa dengan adanya BLT DD 2021 ini diharapkan kepada warga masyarakat yang menerima dapat membantu permodalan pedagang kecil dalam usahanya.

“Manfaatkanlah bantuan ini untuk modal dagang usaha kecil atau pedagang kecil agar dapat menggerakkan perekonomian rumah tangga masing-masing. Pergunakan dana BLT yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat ini sesuai dengan kebutuhan bukan sesuai keinginan,” pungkas M. Sahur.

Beliau menambahkan bahwa jangan pergunakan BLT DD 2021 ini untuk membeli barang konsumtif seperti membeli handphone dan lain sebagainya. (*)

Dibuat Oleh:  H. Ali Akbar

Kategori:  Daerah Kab. Padang Pariaman/ Ekonomi dan Bisnis

Referensi:

1.      PERMENDESA PDTT NO. 21 TAHUN 2020, tanggal 21/12/2020 : http://jdih.kemendesa.go.id/katalog/peraturan_menteri_desa_pembangunan_daerah_tertinggal_dan_transmigrasi_nomor_21_tahun_2020

2.      22062021 - BLT Dana Desa 2021 Diharapkan Mampu Menstimulus Perekonomian Masyarakat Nagari Guguak Kuranji Hilir : https://www.bentengsumbar.com/2021/06/blt-dana-desa-2021-diharapkan-mampu.html

3.      Catatan wawancara penulis bersama Wali Nagari dan Kasi Kesejahteraan.

Sah! Ketua Pemuda dan Anggota Bamus Korong Siguruang Kampuang Paneh Nagari Guguak Kuranji Hilir Terpilih Secara Musyawarah dan Mufakat

Sah! Ketua Pemuda dan Anggota Bamus Korong Siguruang Kampuang Paneh Nagari Guguak Kuranji Hilir Terpilih Secara Musyawarah dan Mufakat Lebih...